Nafais Tsamarat: Tidak Panjang Angan-angan

Orang berakal adalah yang tidak panjang angan-angannya. Karena, siapa saja yang kuat angan-angannya, maka amalnya lemah. Siapa saja yang dijemput ajalnya, maka angan-angannya pun tidak ada gunanya. Orang berakal tidak akan meninggal tanpa bekal; berdebat tanpa hujah dan berbenturan tanpa kekuatan. Dengan akal, jiwa akan hidup; hati akan terang; urusan akan berjalan dan dunia akan berjalan.
(Ibn Hayyan al-Basti, Raudhatu al-’Uqala’ wa Nuzhatu al-Fudhala’)

One thought on “Nafais Tsamarat: Tidak Panjang Angan-angan

  1. Your means of telling everything in this paragraph is genuinely fastidious, every one be capable of without difficulty be
    aware of it, Thanks a lot.

    Jesse

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s